Showing posts with label bab 25. Show all posts
Showing posts with label bab 25. Show all posts

Friday, January 25, 2019

Ujian Akhir Semester II


Kerjakan pada laman yang tersedia

Tugas 25


Vinyl chloride, H2CPCHCl, mengalami kopolimerisasi dengan 1,1-dichloroethylene, H2CPCCl2, untuk membentuk polimer yang secara komersial dikenal sebagai Saran. Gambarlah struktur polimer, menunjukkan unit monomer berulang.

Latihan 25


Tetapkan istilah berikut: monomer, polimer, homopolimer, kopolimer.

Kata Kunci

Asam amino, hal. 1068
Kopolimer, hal. 1065
Protein terdenaturasi, hal. 1076
Asam deoksiribonukleat (DNA), hal. 1076
Homopolimer, hal. 1063
Monomer, hlm. 1062

Ringkasan Pengetahuan Faktual dan Konseptual

1. Polimer adalah molekul besar yang terdiri dari unit kecil yang berulang yang disebut monomer

Sidik DNA

Susunan genetik manusia, atau genom, terdiri dari sekitar 3 miliar nukleotida. 3 milyar unit ini menyusun 23 pasang kromosom, yang merupakan untaian DNA kontinu dengan panjang mulai dari 50 juta hingga 500 juta nukleotida. Dikodekan dalam DNA ini dan disimpan dalam unit yang disebut gen adalah instruksi untuk sintesis protein. Masing-masing dari sekitar 100.000 gen bertanggung jawab untuk sintesis protein tertentu. Selain instruksi untuk sintesis protein, setiap gen mengandung urutan basa, diulang beberapa kali, yang tidak memiliki fungsi yang diketahui. Yang menarik dari rangkaian ini, yang disebut minisatellites, adalah bahwa mereka muncul berkali-kali di lokasi yang berbeda, bukan hanya pada gen tertentu. Selain itu, setiap orang memiliki jumlah pengulangan yang unik. Hanya kembar identik yang memiliki jumlah urutan minisatellite yang sama

Sel Sabit Anemia — Molekul Penyakit

Anemia sel sabit adalah penyakit keturunan di mana sel-sel darah merah berbentuk tidak normal membatasi aliran darah ke organ-organ vital dalam tubuh manusia, menyebabkan pembengkakan, rasa sakit yang parah, dan dalam banyak kasus rentang hidup yang pendek. Saat ini tidak ada obat untuk kondisi ini, tetapi gejalanya yang menyakitkan diketahui disebabkan oleh cacat pada hemoglobin, protein pembawa oksigen dalam sel darah merah.

25.4 Asam Nukleat

Asam nukleat adalah polimer massa molar tinggi yang memainkan peran penting dalam sintesis protein. Asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA) adalah dua jenis asam nukleat. Molekul DNA adalah salah satu molekul terbesar yang dikenal; mereka memiliki massa molar hingga puluhan miliar gram. Di sisi lain, molekul RNA sangat bervariasi ukurannya, beberapa memiliki massa mola sekitar 25.000 g. Dibandingkan dengan protein, yang terdiri dari 20 asam amino berbeda, asam nukleat memiliki komposisi yang cukup sederhana. Molekul DNA atau RNA hanya mengandung empat jenis blok bangunan: purin, pirimidin, gula furanosa, dan gugus fosfat (Gambar 25.17). Setiap purin atau pirimidin disebut basa.

25.3 Protein

Protein adalah polimer asam amino; mereka memainkan peran kunci dalam hampir semua proses biologis. Enzim, katalis dari reaksi biokimia, sebagian besar adalah protein. Protein juga memfasilitasi berbagai fungsi lainnya, seperti transportasi dan penyimpanan zat vital, gerakan terkoordinasi, dukungan mekanis, dan perlindungan terhadap penyakit. Tubuh manusia diperkirakan mengandung sekitar 100.000 jenis protein, masing-masing memiliki fungsi fisiologis tertentu. Seperti yang akan kita lihat di bagian ini, komposisi kimia dan struktur polimer alami kompleks ini adalah dasar dari kota spesifik mereka.

25.2 Polimer Organik Buatan

Karena ukurannya, kita mungkin berharap molekul yang mengandung ribuan atom karbon dan hidrogen membentuk sejumlah besar isomer struktural dan geometris (jika ada ikatan BPK). Namun, molekul-molekul ini terdiri dari monomer, unit berulang sederhana, dan jenis komposisi ini sangat membatasi jumlah isomer yang mungkin. Polimer sintetik dibuat dengan menggabungkan monomer bersama, satu per satu, melalui reaksi adisi dan reaksi kondensasi.

25.1 Sifat Polimer

Polimer adalah senyawa molekuler yang dibedakan dengan massa molar tinggi, berkisar ribuan dan jutaan gram, dan terdiri dari banyak unit berulang. Sifat-sifat fisik makromolekul ini sangat berbeda dari molekul kecil, molekul biasa, dan teknik khusus diperlukan untuk mempelajarinya.

25. Polimer Organik Alami dan Buatan

Konsep Penting
• Kita mulai dengan diskusi tentang sifat umum polimer organik. (25.1)
• Kami kemudian mempelajari sintesis polimer organik dengan reaksi adisi dan reaksi kondensasi. Kami memeriksa karet alam dan sintetis dan polimer sintetik lainnya. (25.2)
• Selanjutnya, kita belajar bahwa protein adalah polimer asam amino. Kami memeriksa struktur molekul protein dalam hal struktur primer, sekunder, tersier, dan kuaterner. Kami juga mempelajari stabilitas molekul protein, efek kooperatifitas, dan denaturasi protein. (25.3)
• Bab ini berakhir dengan diskusi singkat tentang struktur dan komposisi bahan genetik asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA). (25,4)